Skip to main content

SEKARANG BAYAR PASPOR DI BANK

salam...
hallo guys! apa kabar? aku baru saja sampai rumah nih, setelah 24 jam traveling PP Jogja-Ngawi Ngawi-Jogja, lumayan bikin jetleg, hehe.
Tapi tenang, aku tetap akan berbagi pengalaman pada saat proses pembuatan paspor kok. Buat yang belum baca postingan sebelumnya, yuk intip dulu tatacara pembuatan paspor di sini.
Nah, jadi setelah langkah terakhir terlampaui di kantor Imigrasi kelas satu, aku langsung menuju Bank. Karena di jalan arah menuju rumah banyak bank, jadi aku memilih bank yang terdekat dengan rumah. Oiya, karena kita bisa bayar papor di bank mana saja, aku sarankan bayarlah di bank tempat kalian menabung/ terdaftar sebagai nasabah. Kenapa? karena hal ini lumayan save money, ngirit dikit lah. Kalau bayarnya di Bank yang kita bukan nasabahnya, kena charge kurang lebih 5K, kan lumayan tuh buat beli es dawet, haha.
Seperti biasa, setiap masuk Bank, kita pasti disambut sama pak Satpam, beliau pasti tahu segalanya, hihi. Aku langsung laporan ke pak satpam kalau mau bayar Paspor, dengan sigap beliau memberi tahu slip mana yang harus aku isi. Ternyata slip transfer seperti biasa, warna biru. Setelah aku isi data di slip, aku langsung menuju ke teller untuk transaksi pembayaran.
Mbak mbak teller menanyakan, ada yang bisa saya bantu? ada banget mbak, aku mau bayar paspor, hahaha. Biaya total Rp. 355.000,- Paspor 48 halaman sudah termasuk foto biometris.
SIMPAN BUKTI PEMBAYARAN!
Karena untuk pengambilan paspor kita harus mengumpulkan bukti transaksi pembayaran.
akhirnya selesai juga untuk tahap pertama, tahap selanjutnya aku akan ngambil paspor seminggu lagi. ahaaaay aku punya paspor! wkwkwkwk 

Comments

Popular posts from this blog

AUPAIR #5 (BIAYA PERSIAPAN AU PAIR)

Hallo leute! Wie geht? Gimana kabar kalian gaes? Sudah cari refrensi tentang Au Pair belum nih? Sudah ada yang les bahasa Jerman? Atau sudah ada yang nyicil bikin profile? Semangat terus yaaaa, pokoknya semangat!!! FYI: sepertinya keberangkatanku ke Jerman mundur bulan depan, karena dokumen dari orangtua asuh di sana belum sampai ke Indonesia, Hiks.  Tapi nggak papa, overall persiapan yang harus aku siapin udah kelar. Pokoknya tinggal nunggu dokumen dari orangtua asuh sebagai syarat membuat VISA AU PAIR. Mohon doa restu ya gaes. Bicara tentang Au Pair, udah tau kan Au Pair itu apa?  Au Pair itu bagaimana? Dan perbedaan Au Pair vs Nanny? Nah, untuk tulisan kali ini, aku akan kasih bocoran “ jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk persiapan Au Pair ”. Lagi-lagi ada yang berkomentar, “ Katanya Au Pair gratis, tapi kok ada biaya persiapannya sih? ”. Dan sekali lagi saya tekankan, yang gratis itu mengikuti program Au Pairnya, tapi untuk mengurus syarat mendaftarkan...

AU PAIR #1 (Apa itu Au Pair?)

“Mbak Na mau ke Jerman?” “Ratna mau ke Jerman? Waaah hebat” “Cuta ke Jerman ngapain? S2 ya?” “Ke Jerman gratis? Mau donk, gimana caranya?” Dan masih banyak pertanyaan teman-teman setelah tahu bahwa saya akan berangkat ke Jerman. Jadi biar lebih jelas, sekalian aja aku tulis di sini ya. Cerita ini berawal saat aku ikut les privat bahasa Jerman di tahun 2014. Mentorku ada dua, Frau Eva & Frau Wulan. Frau Eva adalah alumnus Au Pair Germany dan saat itu Frau Wulan adalah mahasiswi UNY Fakultas Pendidikan Bahasa Jerman (sekarang sudah menikah dan bekerja). Beribu terimakasih untuk kalian guru-guruku. Jadi, di awal belajar Frau Wulan bertanya “Apa motivasimu belajar bahasa Jerman?” Akupun menjawab seadanya “Aku ingin lanjut kuliah di Jerman, merasakan hidup teratur di Jerman, mencoba menjadi minoritas di suatu lingkungan baru, dan yang pasti aku ingin membawa perubahan saat kembali ke Indonesia”. Frau Wulan bilang “Kamu tahu Au Pair? Dengan Au Pair kamu b...

AU PAIR #4 (AU PAIR vs NANNY)

Hallo leute, wie geht? Hallo semuanya, apa kabar? Kali ini aku bakal bahas tentang perbedaan Au Pair dan Nanny (baby sitter/ pembantu). Setelah aku nulis tentang Au Pair, banyak yang ternganga saat aku bilang salah satu tugas Au Pair adalah “mengasuh anak”. Oke lah, kita memang tinggal di lingkungan yang menganggap bahwa “mengasuh anak” berarti jadi nanny. Atau beres-beres rumah orang adalah pembantu. Padahal, tidak semua yang mengasuh anak adalah nanny dan tidak semua yang beres-beres rumah orang lain  adalah pembantu. Kok Ratna bisa bilang gitu? Ya iyalah, orang aku di rumah beres-beres & mengasuh anak (ponakan), hahaha. Kalau bagi kalian mengasuh anak & beres-beres rumah adalah nanny & pembantu, berarti aku nanny dan pembantu tanpa bayaran donk? Hahaha Lol. Okeoke, yuk kita move ngebahas tentang hal ini. Sebagimana yang sudah aku tulis di blog sebelumnya (klik di sini  dan ini ), bahwa Au Pair adalah program pertukaran kebudayaan. Namun banyak yang menan...