Skip to main content

CARA JOIN NUSKIN? MUDAH SAAAAY ^_^

Cara Join atau Jadi Member NU Skin?

Gampang banget, dulu harus cukup melakukan pembelanjaan produk sejumlah 50 Poin atau setara 650 ribu s/d 850 ribu tergantung produk yang kamu pilih maka kamu baru bisa didaftarkan sbg distributor/member dan tidak perlu membayar biaya tambahan untuk registrasinya. Tapi sekarang? syarat itu sudah tidak berlaku, alias GRATIIIIIS!!!!

Apa saja sih yang di dapat sesudah member/join ?

-Mengikuti training bisnis serta menjalankannya sbg independet distributor (bisa dgn meeting online/youtube)
-Mengikuti training produk dan menjadi beauty,helath,weight management consultant (bisa dengan meeting online atau youtube)
-Mendapatkan komisi dari omzet poin yang berhasil dikumpulkan setiap bulannya
Mendapatkan bonus komisi pool asia pasifik
-Jalan-jala domestik atau keluar negeri
-Mengikuti program2 reward lainnya
*jika memenuhi syarat kualifikasi

Bagaimana Caranya Supaya Dapat Income Besar ?

Ada beberapa tahap yang harus dilewati, yaitu :

1. Sebagai Customer/distributor
Pada saat kita pertama kali membeli produk maka kita disebut sgb Customer, dan juga bisa menjalankan hak bisnisnya yang disebut Distributor.

Selama menjadi Distributor, maka yang kita peroleh :
-Selisih harga dari penjualan pribadi
-Komisi 5% dari poin orang2 pembelanjaan downline2 di bawah kita langsung
-Komisi 750 ribu jika berhasil merekomendasikan Galvanic Spa

2. Sebagai Franchise/Executive
Untuk menjadi Franchise kita tidak perlu setor uang puluhan juta tapi dihitung dari omzet. Syarat untuk menjadi Franchise adalah harus mencapai 6000 poin grup, yang bisa dicicil minimal 1000 poin setiap bulannya selama 6 bulan berturut-turut.

Keuntungan dari Franchise :
-Komisi 5% dari member yang ada di level 1 kita (L1)
-Komisi 750 ribu jiak berhasil merekomendasikan Galvanic Spa/Body Spa
-Komisi 9-15% dari total omzet grup yg belum menjadi Franchise
-Ektra komisi 5% jika mencapai omzet yg ditentukan
-Bonus asia tenggara sebanyak $900 yang akan diberikan selama 6 bulan pertama menjadi Franchise.

3. Sebagai Master Franchise
Kita cukup bantu orang2 yg berada di dalam jaringan kita untuk menjadi Franchise eperti kita,jika ada yg berhasil menjadi Franchise maka kita disebut sgb master Franchise, artinya minimal ada 1 orang yg berhasil menjadi Franchise di dalam grup kita.

Keuntungannya :
-Tetap dapat Komisi 5% dari member yang ada di level 1 kita (L1)
-Komisi 750 ribu jiak berhasil merekomendasikan Galvanic Spa/Body Spa
-Komisi 9-15% dari total omzet grup yg belum menjadi Franchise
-Ektra komisi 5% jika mencapai omzet yg ditentukan
-Bonus asia tenggara sebanyak $900 yang akan diberikan selama 6 bulan pertama menjadi Franchise.
-Tambahan ROYALTI 5-10% dari orang2 yang berhasil menjadi Franchise kita.

MORE INFO/ JOIN MEMBER?

WA 085799909211
FB Ratna Sari Rahmayanti
IG @nuskin.cuta

Comments

Popular posts from this blog

AUPAIR #5 (BIAYA PERSIAPAN AU PAIR)

Hallo leute! Wie geht? Gimana kabar kalian gaes? Sudah cari refrensi tentang Au Pair belum nih? Sudah ada yang les bahasa Jerman? Atau sudah ada yang nyicil bikin profile? Semangat terus yaaaa, pokoknya semangat!!! FYI: sepertinya keberangkatanku ke Jerman mundur bulan depan, karena dokumen dari orangtua asuh di sana belum sampai ke Indonesia, Hiks.  Tapi nggak papa, overall persiapan yang harus aku siapin udah kelar. Pokoknya tinggal nunggu dokumen dari orangtua asuh sebagai syarat membuat VISA AU PAIR. Mohon doa restu ya gaes. Bicara tentang Au Pair, udah tau kan Au Pair itu apa?  Au Pair itu bagaimana? Dan perbedaan Au Pair vs Nanny? Nah, untuk tulisan kali ini, aku akan kasih bocoran “ jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk persiapan Au Pair ”. Lagi-lagi ada yang berkomentar, “ Katanya Au Pair gratis, tapi kok ada biaya persiapannya sih? ”. Dan sekali lagi saya tekankan, yang gratis itu mengikuti program Au Pairnya, tapi untuk mengurus syarat mendaftarkan...

AU PAIR #1 (Apa itu Au Pair?)

“Mbak Na mau ke Jerman?” “Ratna mau ke Jerman? Waaah hebat” “Cuta ke Jerman ngapain? S2 ya?” “Ke Jerman gratis? Mau donk, gimana caranya?” Dan masih banyak pertanyaan teman-teman setelah tahu bahwa saya akan berangkat ke Jerman. Jadi biar lebih jelas, sekalian aja aku tulis di sini ya. Cerita ini berawal saat aku ikut les privat bahasa Jerman di tahun 2014. Mentorku ada dua, Frau Eva & Frau Wulan. Frau Eva adalah alumnus Au Pair Germany dan saat itu Frau Wulan adalah mahasiswi UNY Fakultas Pendidikan Bahasa Jerman (sekarang sudah menikah dan bekerja). Beribu terimakasih untuk kalian guru-guruku. Jadi, di awal belajar Frau Wulan bertanya “Apa motivasimu belajar bahasa Jerman?” Akupun menjawab seadanya “Aku ingin lanjut kuliah di Jerman, merasakan hidup teratur di Jerman, mencoba menjadi minoritas di suatu lingkungan baru, dan yang pasti aku ingin membawa perubahan saat kembali ke Indonesia”. Frau Wulan bilang “Kamu tahu Au Pair? Dengan Au Pair kamu b...

AU PAIR #4 (AU PAIR vs NANNY)

Hallo leute, wie geht? Hallo semuanya, apa kabar? Kali ini aku bakal bahas tentang perbedaan Au Pair dan Nanny (baby sitter/ pembantu). Setelah aku nulis tentang Au Pair, banyak yang ternganga saat aku bilang salah satu tugas Au Pair adalah “mengasuh anak”. Oke lah, kita memang tinggal di lingkungan yang menganggap bahwa “mengasuh anak” berarti jadi nanny. Atau beres-beres rumah orang adalah pembantu. Padahal, tidak semua yang mengasuh anak adalah nanny dan tidak semua yang beres-beres rumah orang lain  adalah pembantu. Kok Ratna bisa bilang gitu? Ya iyalah, orang aku di rumah beres-beres & mengasuh anak (ponakan), hahaha. Kalau bagi kalian mengasuh anak & beres-beres rumah adalah nanny & pembantu, berarti aku nanny dan pembantu tanpa bayaran donk? Hahaha Lol. Okeoke, yuk kita move ngebahas tentang hal ini. Sebagimana yang sudah aku tulis di blog sebelumnya (klik di sini  dan ini ), bahwa Au Pair adalah program pertukaran kebudayaan. Namun banyak yang menan...