Skip to main content

MAAFKAN AKU IBU #cerpen

Aku hanyalah hasil terjadinya pembuahan sel telur dan sperma. Ini adalah bulan pertamaku. Semenjak pembuahan, sel telur itu selalu membelah diri menjadi zigot. Lambat laun berjalan menyusuri rongga menuju rahim. Akupun menempelkan diri pada rahim itu. Rahim seorang wanita muslimah. Sebut saja ibu. Namun ibu belum mengetahui kehadiranku. Mungkin aku masih terlalu lembut hingga ibu tak merasakan apapun. Tak terasa, waktu berjalan begitu cepat, kini usiaku di dalam kandungan menginjak 2 bulan. Ibu sudah merasakan kejanggalan pada siklus haidnya. Ibupun bergegas ke dokter kandungan bersama suaminya. Sebut saja ayah. Hasilnya positif hamil. Mereka sangat bahagia, dan sangat mensyukuri kehadiranku. Di bulan kedua ini lapisan calon jantungku sudah mulai berkembang, sistem syaraf otakku juga mulai terbentuk. Panjangku kini 4-5 mm. Kecil sekali bak biji kedelai. Dan kini aku bukan segumpal darah lagi, aku mulai tumbuh menjadi seonggok daging. 

Lihatlah saat ibu dan ayah memberi kabar gembira pada orangtua mereka. Sebut saja kakek dan nenek, pada tante-tanteku, dan pada saudara saudaranya. Mereka sangatlah gembira, bahagia dengan raut wajah berseri bak sekuntum bunga merekah. Mereka selalu memuja dan memuji Tuhanku yang telah menciptakanku sedemikian rupa. Mereka selalu mengucap syukur dan mendoakan keselamatanku, kesehatanku dan kelancaran pertumbuhanku. Oh mesranya. Tapi lihatlah bagaimana perjuangan ibu karnaku. Dia selalu berusaha menahan rasa mual yang dahsyat. Hingga akhirnya tak kuasa lagi menahannya. Apa yang ia makan, apa yang dia minum, semua dia muntahkan. Oh ibu, maafkan aku. Kehadiranku di rahimmu membuat hormon dalam tubuhmu berubah drastis, menjadi tidak stabil. 

Namun ibu, lihatlah ini. Calon kakiku sudah muncul, bentuknya mirip sirip, imut dan lucu sekali. Ibu, kini ukuranku bertambah menjadi 20 mm. Aku akan berusaha tumbuh dan berkembang dengan sempurna. Aku senang ibu dan ayah selalu melantunkan ayat-ayat suci Al-qur’an untukku. Alunan syair syair itu menentramkanku. Membuatku tambah merasa nyaman sekali tinggal di dalam rahimmu yang kokoh ini. Kata Tuhan, Allah adalah Tuhanku dan tiada Tuhan selain Dia. Dan yang aku dengar dari ibu, Al-qur’an adalah kitab suci firman Allah. Saat aku lahir nanti, aku ingin mahir melantunkan ayat-ayat suci Al-qur’an seperti ibu. Ibu, kenapa engkau lemas? Engkau tak pernah beranjak dari tempat tidurmu. Setiap saat engkau meludah, sering pula engkau muntah. Ibu, bertahanlah demi aku. Aku membutuhkan kesabaran dan keikhlasanmu. Ibu, kini aku beranjak memasuki bulan ketiga berada dalam rahimmu. Aku senang kini ibu mulai nafsu makan. Teruslah makan sayur dan buah-buahan ibu, aku menyukainya. Mereka menyehatkanku. 

Ibu, ini sudah bulan ketiga, namun aku tak kunjung tumbuh berkembang. Seharusnya ukuranku sudah mencapai 30 mm, seukuran biji mlinjo, tapi? Ibu, aku cemas, hingga saat ini Tuhan belum menampakkan alat kelaminku. Jantungku belum berdetak, mataku belum mengerdip, dan mulutku belum mau terbuka. Ibu, aku takut. Ibu, rahimmu terlalu kuat, terlalu kokoh, terlalu hangat dan nyaman untuk tempatku bersinggah, aku tak mau meninggalkannya. Namun ibu, maafkan aku, sekali lagi maafkan aku, kali ini aku goyah, aku layu, aku rapuh. 

Aku tahu semalam ibu dan ayah memeriksakan kondisiku ke dokter kandungan. Benar saja apa kata dokter, bahwa aku terlalu kecil untuk janin usia 3 bulan. Aku tahu kalian sangat sedih dan panik. Maafkan aku. Ibu, aku tak tahan lagi berada di sini tanpa adanya perkembangan. Maafkan aku ibu, ayah, kakek, nenek, tante-tanteku dan saudara-saudaraku. 

Pagi ini aku luruh lantak. Aku hancur, aku kembali menjadi darah merah, mengalir ke pelipis kaki ibu. Ibu, maafkan aku atas keguguranku, aku layu sebelum sempat berkembang. Tuhan, sampaikan terimakasihku pada ibu, yang telah banyak berkorban demi aku. Pada ayah yang 24 jam menjaga ibu. Pada kakek nenek yang selalu memberi yang terbaik untuk ibuku. Pada tanteku yang selalu siap membelikan makanan ataupun minuman apa saja yang ibukku mau. 

Terimakasih ibu, ikhlaskan calon anak pertamamu ini, aku pamit. Aku janji, aku akan berdoa meminta kepada Tuhan agar memberikan adik-adik yang kuat, berkembang dengan sempurna, sholeh dan sholehah, yang akan menjadi anak kebanggaan ibu dan ayah. Tak seperti aku yang belum sempat melihat cantik parasmu ibu. Ibu, aku yang belum sempat sempurna akan menyambut kalian di syurga. 

Aku, janin dalam rahimmu, yang gugur di usia kandungan 3 bulan.

***



“kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka, Maha Sucilah Allah Pencipta Yang Paling Baik”  (Al-Mu’minun 13-14). 

Cerpen ini pernah memenuhi halaman rubrik cerpen di BUKIT (buletin  Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta). membuat banyak pembaca luluh terenyuh hingga meneteskan airmata. alur cerita terinspirasi dari kisah nyata, tragedi keguguran kandungan pertama kakakku tercinta. semoga calon keponakanku bahagia di syurgaNya. amin...

Comments

Popular posts from this blog

AUPAIR #5 (BIAYA PERSIAPAN AU PAIR)

Hallo leute! Wie geht? Gimana kabar kalian gaes? Sudah cari refrensi tentang Au Pair belum nih? Sudah ada yang les bahasa Jerman? Atau sudah ada yang nyicil bikin profile? Semangat terus yaaaa, pokoknya semangat!!! FYI: sepertinya keberangkatanku ke Jerman mundur bulan depan, karena dokumen dari orangtua asuh di sana belum sampai ke Indonesia, Hiks.  Tapi nggak papa, overall persiapan yang harus aku siapin udah kelar. Pokoknya tinggal nunggu dokumen dari orangtua asuh sebagai syarat membuat VISA AU PAIR. Mohon doa restu ya gaes. Bicara tentang Au Pair, udah tau kan Au Pair itu apa?  Au Pair itu bagaimana? Dan perbedaan Au Pair vs Nanny? Nah, untuk tulisan kali ini, aku akan kasih bocoran “ jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk persiapan Au Pair ”. Lagi-lagi ada yang berkomentar, “ Katanya Au Pair gratis, tapi kok ada biaya persiapannya sih? ”. Dan sekali lagi saya tekankan, yang gratis itu mengikuti program Au Pairnya, tapi untuk mengurus syarat mendaftarkan...

AU PAIR #1 (Apa itu Au Pair?)

“Mbak Na mau ke Jerman?” “Ratna mau ke Jerman? Waaah hebat” “Cuta ke Jerman ngapain? S2 ya?” “Ke Jerman gratis? Mau donk, gimana caranya?” Dan masih banyak pertanyaan teman-teman setelah tahu bahwa saya akan berangkat ke Jerman. Jadi biar lebih jelas, sekalian aja aku tulis di sini ya. Cerita ini berawal saat aku ikut les privat bahasa Jerman di tahun 2014. Mentorku ada dua, Frau Eva & Frau Wulan. Frau Eva adalah alumnus Au Pair Germany dan saat itu Frau Wulan adalah mahasiswi UNY Fakultas Pendidikan Bahasa Jerman (sekarang sudah menikah dan bekerja). Beribu terimakasih untuk kalian guru-guruku. Jadi, di awal belajar Frau Wulan bertanya “Apa motivasimu belajar bahasa Jerman?” Akupun menjawab seadanya “Aku ingin lanjut kuliah di Jerman, merasakan hidup teratur di Jerman, mencoba menjadi minoritas di suatu lingkungan baru, dan yang pasti aku ingin membawa perubahan saat kembali ke Indonesia”. Frau Wulan bilang “Kamu tahu Au Pair? Dengan Au Pair kamu b...

KENAPA HARUS NUSkin?

Beberapa pertimbangan yang dapat anda pikirkan untuk memutuskan bergabung di NUSskin yaitu : Fakta tentang NuSkin Enterprises : - Berdiri tahun 1984 dengan konsep "All of the Good, None of the Bad" - Pusat di Provo,Utah,USA - Sekarang tersebar di 54 negara - Penjualan US$1,4 milyar/tahun - Asset US$ 670 milyar - Powerful Research Partnership - Perusahaan Terbuka (Public Listed di New York Stock Exchange) - Perusahaan terpercaya oleh publik urutan no.5 dari 8000 perusahaan (versi Forbes.com 2010) - Perusahaan dengan inovasi teknologi terbaik versi American Business Award 2010 - Perangkat Finansial tertinggi : 5A1 - Peraih berbagai penghargaan salah satunya hadiah nobel untuk produk2 nuskin - Memiliki team riset yang handal dgn latar pendidikan yg tinggi bergelar doctor yg memberi jaminan kualitas produk krn dibuat oleh pakar ahlinya. Mari kita lihat 5 HAL UTAMA (KEY POINTS) dimana nuskin menjadi pilihan terbaik untuk bisnis anda : 1. Market Trend Market global anti-aging hin...